1 Orang Dikabarkan Hilang Di Hutan Cikukur Brebes

BREBES, BeritaKami – Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap kembali menerima informasi terkait Kondisi Membahayakan Manusia (KMM)…

Niat Mencari Kerang, Warga Mangli Hanyut di Sungai Banda Kebumen

KEBUMEN, BeritaKami – Seorang pencari kerang sungai dilaporkan meninggal dunia di aliran Sungai Banda masuk Desa…

Gandeng PPRK, Bhabinkamtibmas Gelar Pangkas Rambut Gratis

KEBUMEN, BeritaKami – Bhabinkamtibmas Polsek Petanahan Polres Kebumen Bripka Anggit memiliki cara unik agar bisa lebih…

Tingkatkan Kemampuan, 50 Personel Polres Kebumen Latihan Menembak

KEBUMEN, BeritaKami – Sebanyak 50 personel Polres Kebumen mengikuti latihan peningkatan kemampuan menembak.

Latihan dipimpin dan dibuka oleh Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin di lapangan tembak Desa Gemeksekti, Kecamatan/Kabupaten Kebumen, Rabu 24 Mei 2023.

Dijelaskan Kapolres Kebumen AKBP Burhanuddin, latihan yang dilakukan adalah agenda rutin Polres Kebumen.

“Dengan berlatih, kita akan terbiasa. Sehingga saat dibutuhkan dan harus mengeluarkan tembakan, kita bisa menggunakan senjata api secara baik dan tepat,” jelas AKBP Burhanuddin.

Menurut AKBP Burhanuddin, anggota Polri dalam menggunakan senjata api harus sesuai prosedur karena penuh resiko. Jika akan menggunakan senjata api, personel harus sesuai standar operasional prosedur (SOP).

“Selanjutnya keamanan senjata juga harus diperhatikan oleh setiap anggota Polri. Sehingga melalui latihan ini kembali kita ingatkan,” imbuh Kapolres.

Para personel Polres Kebumen, berlatih menggunakan senjata api genggam dengan jarak tembakan 25 meter, serta dengan posisi menembak berdiri.

Selanjutnya ditambahkan Kasihumas Polres AKP Heru Sanyoto, para personel yang mengikuti latihan adalah personel yang mengemban fungsi operasional. Penilaian juga dilakukan kepada para personel untuk mengetahui kemampuan berkala para personel secara periodik.

“Pada saat latihan, para personel bisa mengetahui point yang didapat. Berapa proyektil yang masuk ke sasaran tembak bisa langsung terlihat dan dinilai oleh panitia,” jelas AKP Heru.

DPRD Kebumen Serap Aspirasi Masyarakat Melalui Reses.

KEBUMEN, BeritaKami – Pada masa sidang 1 tahun 2023, anggota DPRD Kebumen telah melaksanakan reses dengan mendengarkan aspirasi warga untuk disampaikan kembali kepada pemerintah. Melalui reses, anggota DPRD Kebumen mendatangi warga dari satu wilayah ke wilayah lainnya.

Hadir dalam kegiatan wakil ketua DPRD Kebumen Munawar Kholil, Fuad Wahyudi dan Miftahul Ulum dan sejumlah wartawan yang bertugas di Kebumen.

Wakil ketua DPRD Kebumen Fuad Wahyudi  mengatakan, reses adalah sebuah kebijakan yang sudah diatur dalam Undang-undang dengan tujuan bertemu masyarakat, mendengar, dan mendorong serta mengawal aspirasi itu agar bisa direalisasikan oleh pemerintah daerah Kebumen.

“Kami setiap empat bulan sekali dalam setahun, ada tiga kali reses, diatur Undang-undang bahwa anggota DPRD harus melakukan kerja di luar gedung bertemu konstituen yaitu pemilih kita,” kata Fuad.

Menurutnya sebuah kerugian besar untuk anggota dewan yang tidak mengambil reses, karena tidak bisa berinteraksi langsung dengan warga di dapilnya, karena dengan reses anggota bisa menyerap aspirasi dan bersosialisasi langsung dengan warga.

Pihaknya mengatakan aspirasi warga akan ditindaklanjuti apalagi terkait dengan hal yang vital termasuk jalan, Terlebih lagi, di DPRD Kebumen sudah punya anggaran khusus untuk merelasiasikan aspirasi masyarakat.

“Karenanya informasi atau aspirasi dari masyarakat tidak tersampaikan. Dalam rangka rencana kerja pembangunan daerah, prosesnya juga dilakukan melalui reses dari aspirasi anggota dewan. Sehingga reses ini menjadi bagian pelaksanaan demokrasi,” kata Fuad.

Ia menambahkan, bahwa masyarakat turut berpartisipasi dalam penentuan kebijakan pemerintah. Bukan hanya pemangku jabatan saja, namun pemerintah dan masyarakat punya hak untuk menentukan secara bersama-sama.

Sementara itu anggota DPRD Kebumen Miftahul Ulum yang turut hadir menjelaskan, bahwa sesuai tugas anggota dewan yaitu kontrol, anggaran, dan legislasi, maka terkait reses apakah sudah sesuai dengan tema pembangunan daerah.

Seperti RKPD 2023 ini, pemantapan kualitas infrastruktur dalam rangka pengembangan perekonomian dan pertanian serta peningkatan profesionalisme aparatur dan kualitas SDM,” kata Miftahul Ulum.

Menurutnya, dengan masa reses maka informasi arah kebijakan pembangunan daerah harus sampai kepada masyarakat. Agar supaya yang diusulkan oleh masyarakat sejalan dengan tema pembangunan daerah.

“Logikanya anggota dewan ini memberi informasi saat reses, termasuk infrastruktur yang akan dikembangkan. Menjadi aneh kalau ada anggota dewan bicara reses di luar tema ini,” PungkasNya.